Maksimalkan Fungsi RDP Untuk Work From Home

Fungsi RDP

Konsep WFH (Work From Home) memang ramai diimplementasikan saat pandemi Covid-19, dan setelah pandemi usai. Bila kamu masih menikmati pola kerja seperti itu, ada baiknya kamu memahami fungsi RDP (Remote Desktop Protocol)!

1. Apa Itu RDP?

RDP merupakan istilah dari Remote Desktop Protocol yang merujuk pada sebuah protokol untuk mengakses suatu perangkat desktop dari perangkat lainnya ketika terkoneksi dengan suatu jaringan tertentu.

Dengan kata lain, kamu bisa mengakses sebuah perangkat (desktop) yang jauh dari posisimu berada saat itu, dan melakukan beragam aktivitas dari perangkat tersebut.

Bila dari pendeskripsian di atas kamu mengasumsikan RDP dengan Cloud Computing, sebenarnya kedua hal ini cenderung berbeda. Pada aktivitas Cloud Computing umumnya yang di akses ialah data yang berada pada Cloud Server. Namun pada RDP, aktivitas mengedepankan keberfungsian dari perangkat Client (perangkat yang di-remote fungsinya).

2. Sejarah RDP

Ide untuk mengakses sebuah perangkat dari jarak jauh telah lama hadir di dunia, bahkan di awali oleh Microsoft dengan merilis Windows NT 4.0 Server.

Selanjutnya rilisan tersebut disempurnakan dengan istilah Terminal Services yang secara otomatis terinstal dalam perangkat dengan sistim operasi Windows 2000.

Sedangkan pada versi selanjutnya dengan nama Remote Protocol Services (RDS), dimana tiap perangkat telah memiliki Terminal Services client (mstsc.exe) masing-masing.

Seiring berkembangnya Microsoft, mereka meningkatkan beragam layanan berdasarkan atas rekomendasi T.120 dari International Telecommunication Union (ITU), berupa:

  • Versi 4.0: mendukung akses multiple users
  • Versi 5.0: (Windows 2000 Server) menambahkan fitur melakukan print dari local printer, dan peningkatan bandwidht, serta beragam fitur lainnya
  • Versi 5.1: (Windows XP) kompatibel untuk sistim grafis 24-bit dan lainnya
  • Versi 5.2: (Windows Server 2003), mendukung aplikasi berbasis command line, mengakses log-user (aktivitas penggunaan), serta pengenalan Transport Layer Security (TLS) 1.0 sebagai bentuk autentifikasi server
  • Versi 6.0: (Windows Vista) kompatibel untuk menjalankan Windows Presentation Foundation, penampilan multi-windows dan fitur lainnya
  • Versi 6.1: (Windows Server 2008) mengintegerasikan perangkat client secara individual, sehingga tidak perlu menginstal dua program pada dua perangkat terlebih dahulu
  • Versi 7.0: (Windows 7) memaksimalkan integrasi program multimedia
  • Versi 7.1: (Windows 7) merilis virtual GPU (RemoteFX)
  • Versi 8.0: (Windows 8) peningkatan dari segi grafis, otomatisasi TCP dan UDP dan lainnya
  • Versi 8.1: (Windows 8.1) kapabel untuk Shadow Session dan pengaplikasian Restricte Admin – mode
  • Versi 10.0: Pengaplikasian AutoSize Zoom, kompresi grafis pada beberapa aspek

3. Fitur Dan Fungsi RDP

Bila sekilas kita lihat dari update dan perkembangan RDP dari masa ke masa, seiring peningkatan dari tiap rilisan sistim operasi asal Microsoft.

Maka setidaknya kita bisa ketahui bahwa Microsoft atau fungsi RDP ialah memaksimalkan proses otomatisasi dari penggunaan perangkat desktop, dengan melibat batasan jarak. Sehingga, dapat kita simpulkan bahwa beberapa manfaat RDP yaitu:

  • Bila perangkat client yang terhubung memiliki koneksi dengan kecepatan yang mumpuni, maka kita dapat melakukan beragam aktivitas transfer sebuah data dengan lebih maksimal
  • Manusia sebagai operator dari sebuah perangkat, tentu memiliki limitasi, baik itu keterbatasan waktu atau bahkan tenaga. Maka dengan memanfaatkan perangkat client segala aktivitas yang sebelumnya harus terhenti, dapat terus berjalan secara otomatis, baik itu dengan memanfaatkan bot ataupun program lainnya yang menunjang
  • Bahkan dari artikel resmi dari Microsoft, dijelaskan pula bahwa dengan RDP, maka aktivitas kirim-terima data akan sangat aman, karena secara keseluruhan data telah terlebih dahulu dilapisi protokol modifikasi, yaitu:
    • Encrypted
    • Wrapped
    • Framed
    • Directed to a Channel
    • Prioritized

Terlebih, merujuk pada sebuah artikel di Techtarget.com, fungsi RDP semakin meluas karena telah dibekali oleh beberapa fitur berikut ini:

  • Autentifikasi dengan Smart Card
  • Pengurangan bandwidth
  • Kapabel untuk penayangan berganda (multiple display)
  • Kemampuan untuk logging off sementara
  • Akses RemoteFX
  • Enkripsi 128 bit untuk mousekeyboard dengan enkripsi RC4
  • Penyajian audio secara langsung (direct) dari perangkat client kepada user
  • Akses local file
  • Akses local printer 
  • Mengakses local port
  • Kemanan berganda
  • Mendukung untuk 64.000 channel untuk transmisi data, yang bisa dienkripsi, dan dikelola bandwidht dan rasio trasnmisi-nya

4. Cara Mengaktifkan RDP

 

  • Buka menu Setting pada perangkat desktop kamu, kemudian ketuk menu System
Sumber: Helpwire.app
  • Lanjutkan dengan ketuk menu Remote Desktop
Sumber: Helpwire.app
  • Lalu, pastikan pada pilihan Enable Remot Desktop telah berubah menjadi On
  • Kemudian akan muncul pertanyaan konfirmasi, maka ketuk pilihan Confirm

Kesimpulan

Pemanfaatan fungsi RDP yang makin cocok dengan pola kerja WFH yang belakangan ramai pasca usai pandemi memang di satu sisi sangat menguntungkan.

Namun perlu kamu sadari bahwa fungsi RDP dapat berjalan dengan maksimal, bila koneksi didukung dengan performa server itu sendiri. Makin kuat server yang dimiliki, maka makin maksimal pengaplikasian RDP tersebut.